Sejarah Perjuangan PGRI di Masa Reformasi
Sejarah Perjuangan PGRI di Masa Reformasi
Kurun
waktu yang ditandai dengan berbagai perubahan untuk membentuk tatanan baru yang
lebih baik guna mencapai tujuhan nasional.tujuannya adalah mencapai masyarakat
adil dan makmur,masyarakat madani.demokratis,sejahteradan agamis.ada 3
tantangan dalam orde refoemasi diantara nya ialah
1. Global
memasuki globalilasi ,pesatnya perkembangan iptek/informasi.
2. Nasional
yang menyangkut kehidupan ipoleksosbudhankam.
3.
Organisasional bersumber pada kehidupan organisasi sebagian konsekuensi
globalisasi/nasional.
Lalu
secara era globalisai sendiri di tandai dengan :
1.
Ketergantungan antara bangsa di
dunia
2.
Suasana kompetitif dalam segala
bidang ,khusus nya ekonomi.
3.
Ada kecenderungan makin homogeny
nya pandangan + perilaku.
4.
Kecenderungan artifisialisasi
nilai+etik.
Tantangan
organisasional adalah setiap organisasi harus mampu dengan berbagai tantangan
dan tuntutan yang berkembang ,agar tetap eksis dan lestari.
3
tantangan TSB harus dihadapi oleh PGRI dengan cara :
1.
Harus berpartisipasi dengan
melakukan reformasi secara dinamis dari segi.
a.
Struktur
b.
Kultur
c.
Substansi
d.
Sdm
2.
Pengembangan sdm jati diri PGRI
(jiwa,semangat,nilai kejuangan)
3.
Memwujudkan dirinya sebagai
organisasi pembelajar
VISI PGRI
PGRI
sebagai organisasi dinami, mandiri, dan berwibawa yang :
a.
Dicintai oleh anggotanya
b.
Disegani oleh mitranya
c.
Diakui keberadaanya ,oleh
masyarakat luas
MISI PGRI
1.
Misi nasional mempertahankan
,mengisi, mewujudkan cita-cita ploklamasi NKRI 17/8/1945.
2.
Misi bangnas menyukseskan dan
berperan serta dalam pembangunan nasional untuk mengisi kemerdekaan
3.
Misi diknas melaksanakan
sisdiknas sebagai pengembangan sdm
4.
Misi professional memperjuangan
terwujudnya guru yang professional ,pengembangan karirnya
5.
Misi kesejahteraan mem[erjuangan
tercapainya kesejahteraan lahir para guru dan tendik lainya
Strategi
dasar reformasi PGRI antara lain;
1.
Intensifikasi silahturahmi secara
vertical ,horizontal ,diagonal,baik secara internal maupun eksternal.
2.
Optimalisasi kemitraan secara
berimbang dengan berbagai pihak terkait atas dasar saling menghormati secara
sistemek,sinergik,simbiotik
3.
Aktualisasi program kerja yang
lebih berpusat pada hak dan martabat anggota
4.
Transparansi manajemen organisasi
dalam berbagai tingkatan organisasi
Sistemik
adalah berdasarkan pandangan dari sudut kesisteman dalam arti hubungan
struktual ,fungsional,dan interaktif yang menyangkut masukan ,proses,dan
keluaran
Sinergik
adalah bertujuan untunk mengembangkan organisasi secara lebih luas guna
memperoleh manfaat menlalui perencanaan yang proaktif dan inovatik.
Simbiotik
adalah diarahkan untuk mengusahakan keterlibatan kolaboratif ,membuka jaringan
kemitraan dengan pihak terkait untuk mendapat kan manfaat bersama.
PGRI
sebagai organisasi pembelajar harus memiliki kecakapan untuk:
1.
Lebih siap berpertisipasi dengan
pegembangan lingkungan .
2.
Melakukan akselerasi dan
mengembankan hasil,proses dan layanan prima.
3.
Lebih cakap untuk belajar dari
pesain dan mitra kerja.
4.
Melakukan transfer pengetahuan
antar organisasi.
5.
Belajar dari kesalahan sendiri.
6.
Memberdayakan sdm setiap jejang
organisasi.
7.
Memberdayakan waltu untuk
menerapkan perubahan strategis .
8.
Merangsang perbaikan ters menerus
pada setiap bidang dan jejang organisasi.
Keterbukaan
(transparan) merupakan salah satu syarat dalam good governance ,ada 10 syarat
yaitu ;
1.
Partisipasi.
2.
Rule of law.
3.
Transparansi.
4.
Commitment.
5.
Equity.
6.
Responsive.
7.
Efisiensi dan efektif.
8.
Akuntabel.
9.
Strategic vision.
10. Integrative.



0 comments:
Post a Comment